Maafkan Aku, Karena Belum Bisa Buat Kamu Bahagia

Sayang, maafkan aku belum bisa membahagiakanmu. Namun aku berjanji, aku pasti bisa membahagiakanmu. Karena bagiku kebahagiaanmu itu adalah yang paling utama. Dan mulai saat ini takkan ada lagi tangis air mata kesedihan. Hanya akan ada tangis air kebahagiaan. Aku janji sayang..

Beberapa ribu hari sudah kita lewati dengan. Pahit serta manisnya kehidupan ini seolah telah kita cobalah berulang-kali. Terkadang manis, terkadang juga pahit. Demikian saja selalu sampai sekarang ini. Tetapi saya cukup bersukur dapat memperoleh seorang yang seperti anda.

Di waktu suka anda senantiasa berada di sampingku. Serta di waktu susah meskipun, anda juga tidak sempat bergeming dari hadapanku. Tidak banyak kata yang menginginkan saya katakan padamu, yang sudah temani hari-hariku serta membahagiakan hatiku.

Bila anda menginginkan pergi, saya akan tidak sempat melarang. Serta anda dapat mencari kebahagiaan yang dikehendaki. Anda juga memiliki hak bahagia, walau tanpa ada saya di sisimu. Namun, hingga sekarang ini kelihatannya tak ada sinyal tanda bila anda menginginkan pergi meninggalkan saya.

Rupanya anda masih tetap cukup bersabar mendampingiku. Maafkan saya sayang, belum juga dapat membahagiakan anda. Tetapi saya berjanji, saya pastinya akan membahagiakanmu. Cepat atau lambat masa itu pastinya akan selekasnya datang. Anda juga bisa pegang ucapanku ini.

Sayang, bersabarlah. Kita juga akan tidak senantiasa begini. Ini hanya seperti badai sebentar yang tengah menguji kita. Sesudah badai ini berlalu, saya percaya sekali juga akan ada kebahagiaan besar yang tengah menanti kita dimuka.

Asal kita tidak sempat menyerah untuk memperolehnya. Asal kita senantiasa berupaya, saya percaya tentu kita dapat. Seperempat era lebih saya hidup didunia ini, tetapi tidak sempat saya dapatkan sosok yang seperti anda. Sifatnya yang seperti anda serta cintanya yang seperti anda.

Saya betul-betul mujur, memperoleh seorang yang khusus seperti anda. Begitu berlainan dengan wanita umumnya yang sempat ada dalam kehidupanku. Apa yang keluar dari mulutmu, itu jugalah yang ada pada hatimu.

Baca Juga: Ucapan Maaf

Sifatmu yang lembut serta penyayang makin membuatku tidak menginginkan kehilangan anda. Terima kasih sudah ada dalam kehidupanku. Terima kasih sudah jadi sinar dalam gelapnya hidupku. Cintamu itu seperti hangat mentari pagi yang tidak sempat jemu untuk menghangatkanku.

Bersabarlah, waktu itu juga akan selekasnya tiba. Telah makin dekat, begitu dekat. Kelak cuma juga akan ada kebahagiaan serta kebahagiaan sehari-harinya. Tidakkah kehidupan sejatinya senantiasa dengan diawali ujian. Mungkin saja sesuai sama itu jugalah kita sekarang ini.

Maryati Syarifah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *